03 Desember 2010

Backpacker Keliling Eropa

(penulis & istri di berbagai tempat di Eropa)

2 bulan berlalu sejak perjalanan keliling eropa sebagai backpacker bersama istri selesai. Dan betapa sebuah kesempatan untuk mengingatnya dengan menulis di blog ini. Eropa merupakan destinasi favorit bagi turis dan backpacker dunia. Di sini penulis akan menceritakan pengalamannya dengan istri menjadi backpacker berkeliling di daratan eropa selama 12 hari, 8 kota, 5 negara dengan hanya menghabiskan dana 2000 Euro. Itu artinya 1000 euro/orang. Tidak murah memang, hasil menabung selama bertahun-tahun dan upah dari kerja part time selama di Inggris menjadi modal awal untuk merencanakan perjalanan backpacker kami kali ini.

Selain itu, perjalanan kami kali ini sangat terinspirasi dari buku perjalanan nya Marina Silvia K, "keliling eropa 6 bulan hanya $ 1000". Dari buku tersebut menginspirasi dan memotivasi penulis dan istri untuk melakukan perjalanan eropa yang di sesuai kan dengan waktu, budget, dan kemampuan kami.

Buat penulis dan istri yang nama nya travelling adalah hal yang menyenangkan, apalagi kalau itu adalah tempat yang belum pernah kami datangi sebelum nya, rasa excited dan berdebar-debar pastilah muncul. Di mulai lah langkah kami dengan merencanakan perjalanan (itinerary plan). Dengan membuka peta eropa melalui google dan melist negara-negara yang masuk dalam schengen area. Di tetapkanlah rute perjalanan sebagai berikut :

Leeds-Amsterdam-Brussels-Paris-Barcelona-Milan-Venice-Pisa-Rome

Setelah menetapkan rute perjalanan, langkah selanjutnya adalah mengurus visa schengen, sebagai syarat mutlak untuk bisa memasuki eropa daratan. Dokumen-dokumen pun di siapkan untuk di serahkan ke konsulat Belanda (karena Belanda adalah tujuan pertama kami). Paspor, Surat keterangan student, Financial Statement, rencana perjalanan beserta tanggal nya, dan bukti akomodasi menjadi dokumen yang harus di serahkan. Setelah pengajuan visa dan wawancara di lakukan, tinggal menunggu kabar dari konsulat. 2 minggu kemudian paspor kami di kirim ke rumah dengan stempel visa schengen di dalamnya, itu artinya visa kami di approved dan valid untuk 1 bulan.
Visa didapat, persiapan akhir pun dilakukan :membeli tiket-tiket mode transportasi yang akan di gunakan (pesawat, kereta api, dan coach), Memprint map setiap kota, research lokasi wisata, dsb.
Visa didapat, persiapan akhir pun dilakukan; membeli tiket-tiket moda transportasi yang akan digunakan (pesawat, kereta api, dan coach), memprint map setiap kota, reseacrh lokasi wisata, dsb.
Setelah semua persiapan dilakukan, dimulailah trip kami menjelajah eropa.
Go Backpacker :)

1 komentar:

samsul bahri mengatakan...

mas klo mau traveling lagi mohon ajak saya yah,,,insya allah ada rejeki pengen ikut tour juga,,,,,oh iya ceritain tiap kota yang dikunjungi.....eropa masih pobia islam nggak yach